Berburu kuliner di Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 UB

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 yang di selenggarakan di lingkungan kampus UB & UM initidak hanya melulu tentang kompetisi MTQ antar mahasiswa dari berbagai penjuru Tanah Air. Banyak agenda kegiatan pendukung yang di selenggarakan di masing-masing Universitas, salah satunya adalah Bazar.

Bazar ini juga diselenggarakan di masing-masing kampus, jika di UM bazar digelar di Kompleks Gedung Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang, maka di UB bazar berada di Lapangan Parkir Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.

Mana yang paling seru diantara keduanya? Entahlah, tapi karena saya di undang sama panitia Bazar UB….. #Ups… 😅 Jadi, kali ini saya mau berburu kuliner di Bazar UB aja ya gengs…… Kira-kira  apa aja kuliner yang recommended ?! Cekidot!

 


Djoekers (Djamoer Kentang Krenyes)

Kalo dari panggung utama Bazar, kalian lurus aja mentok, persis di depannya, di stan paling pojok. Dengan dominasi warna merah, diatas meja Djoekers (Djamoer Kentang Krenyes) sudah tersedia aneka menu andalannya.

Jamur, Tahu dan Kentang, semua tersaji crispy. Tahu dan kentang? Hemmm….., udah biasa banget. So, kali ini yang jadi sasaran adalah jamur crispynya.

Jamurnya Djoekers (Djamoer Kentang Krenyes) crispy banget.

Dibanding Tahu dan Kentang, Jamur ini sedikit lebih dingin, mungkin karena digoreng pertama kali. Sempet khawatir rasanya udah nggak renyah lagi.

Musti ngeluarin duit 10K buat nebus Jamur Crispy, Bumbu BBQ dengan saus sambaldan mayo tersaji kurang dari dua menit! Rasanya? Hemmm……, not bad lah! Ketakutan akan rasa yang tidak renyah karena tersaji agak dingin ternyata tidak terbukti, dan jamur crispy ala Djoekers (Djamoer Kentang Krenyes) ini masih tetep crunchy!


Roti Bakar Kasur Double D

Setelah puas mengisi perut di ujung bawah kiri, sekarang waktunya cari menu lain. Berasa laper, jadi musti nyari yang porsinya lumayan besar nih….

Ngga jauh dari stand Djoekers, cukup guling-guling 5 kali dari situ, kamu bakal nemuin stand makanan lain yang belum ada duanya.

Namanya Roti Bakar Kasur Double D, dari namanya udah ketauan kan apa yang mereka jual. Yakkkk…., mereka jual gedhang goreng! 😪

Ya eya lah roti bakar, tapi yang menarik disini rotinya bukan seperti yang biasa kita jumpai yang khas Bandung itu tuh…. Roti yang di pakai adalah roti special, roti Kasur namanya.

Cukup banyak variant rasa yang ditawarkan, tapi secara global, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu isian selai, isian vla dan butter cream.

Roti Bakar Kasur Double D, karena roti bakar nggak harus roti tawar.

Nah, kali ini saya akan mencoba Vla Vanilla + Keju + meses Coklat, dengan harga 19K. Hemmm….., nggak mahal juga kok ya….

Setelah menunggu cukup lama (proses penyajiannya cukup panjang juga ternyata) Roti Kasur goreng ini siap untuk dinikmati. 😍

Jika kalian bosen dengan model roti bakar menggunakan roti tawar atau yang khas Bandung, Roti Bakar Kasur Double D ini rasanya cukup bisa jadi alternative lain.


Huga’s Kitchen

Ok, hunting selanjutnya, saya lagi nyari cemilan yang masih lumayan sedikit juga habitatnya di Kota Malang. Dan sepertinya di Bazar kali ini juga cuman dia satu-satunya.

Satu tenda ini berisi dua stand dengan gaya yang olahan masakan yang sama, yang satu punya nama My Korean corner dengan menu andalannya ramen, yang satu lagi bernama Huga’s Kitchen.

Awalnya penasaran dengan rasa  mie ramen + tteokbokki yang pedasnya katanya nampol. Tapi berhubung antrinya cukup banyak, akhirnya pilihan jatuh ke Takoyaki-nya Huga’s Kitchen yang  juga ternyata ngga kalah enak. Oh ya, cobain aja yang Hot Sauce, rasanya lumayan nendang.


Fadelah Halal Frozen Food

Tenang, perut masih nampung buat beberapa menu lagi, tapi kali ini yang kecil-kecil aja ya gengs…., takut ntar celana ngga muat lagi… 😅

Berawal dengan rasa penasaran olahan tahu bakso yang cuman d hargain 6,5K, akhirnya saya belok juga deh ke stand ini.

Hampir semua menu yang disajikan di sini berupa menu Frozen, ngga ketinggalan dengan tahu baksonya. So, setelah beberapa menit ngobrol dan menentukan pilihan, kita akan disuruh menunggu untuk 2-3 menit lamanya.

Syukur lah…., waktu 2-3 menit cukup buat ambil nafas untuk kembali mengunyah, he he he…

Dan ini diaaa….., Tahu Bakso Brontak  dengan saus sambal dan mayo, yummyyy……. 6.5K dapet dua biji tahu yang di kemas dalam bungkus kotak kecil, sangat puas untuk sekedar nyemil enak.


Momilan Kitchen

Brand Momilan Kitchen sendiri awalnya hanya mengandalkan produk homemade berupa Silky pudding sedot (sipudot). Tapi seiring berjalannya waktu, Momilan Kitchen punya banyak variant produk homemade yang ngga kalah enak.

Momilan Kitchen punya menu andalan Nasi Ayam Taichan, Nasi Ayam Teriyaki, Aneka rasa Bread Puding dan tentu saja Silky pudding.

Baca Juga : Chicken Fingers – Up With Delicious Traditional Sambals

Dan kali ini, saya sengaja nga ngecobain Sipudotnya, apalagi Nasi Ayamnya, he he he….. Jadi pilihan jatuh ke Bread Puding! 😘

Bread Pudding Vanilla ini teksturnya lembut banget, makanan seharga 10K ini worth it banget lah gengs.


Crepes

Ok, fine! The last one…. Sebelum celana ini bener2 ga muat… 😓 sambil perjalanan pulang menuju tempat parkir.

Masih aja kepingin belok saat mencium aroma wangi crepes. Ngga ada nama stand, cuman ada banner kecil sepanjang separuh tenda (setenda berdua) bertuliskan crepes.

Sebagai pecinta pisang, spontan aja nyebut rasa pisang + coklat, saat ditanya sama penjualnya “mau rasa apa?”.

crepes dengan porsi yang lumayan besar.

Meski ukurannya cukup besar, ternyata crepes ini ga bikin eneg lho gengs… cuman harganya yang dipatok di angka 15K cukup bikin shock 😂

Overall, Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 di UB kali ini cukup menyenangkan. Selain kuliner, banyak juga stand yang menyediakan aneka kebtuhan outdoor, merchandise, pernak-pernik hingga aneka baju.

Bahkan tadi juga sempet mampir di House of Slendang yang ternyata datang jauh-jauh dari Sidoarjo, karena tertarik dengan beberapa desain baju batiknya.

So, buat yang penasaran, buruan aja kesana yaa…..

Related posts

4 Thoughts to “Berburu kuliner di Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 UB”

  1. […] Berburu kuliner di Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 UB […]

    1. jadi ngiler gan kulinernya enak banget ya

  2. Sajiannya menggugah selera semua, kalau sudah ngomongin soal kuliner kadang jadi males baper (malas bawaan laper)

  3. Ya ampun, ini sih bikin gagal diet hahaha

Leave a Reply