Gedung Dekranasda Tulungagung, sebagai barometer IKM di Tulungagung

Anda sering main ke kota marmer Tulungagung, beberapa kali singgah, atau bahkan anda memang berdomisili Tulungagung? Satu pertanyaan yang kerap muncul bagi para wisatawan di daerah dimana dia sedang berwisata, yaitu tentang tempat dimana bisa mendapatkan oleh-oleh yang khas dari kota yang di kunjungi. Pertanyaan yang sama juga akan muncul kepada sang tuan rumah disaat ada tamu jauh berkunjung. Bagaimana dengan Tulungagung sendiri? Jawabnya ada di Gedung Dekranasda Tulungagung. Gedung yang beralamat di JL. A. Yani Timur No.1 Tulungagung ini memang secara tempat sudah sangat strategis, berada di pusat kota,…

Read More

Museum Sejarah Bentoel

Belum ada rencana untuk sekedar menghabiskan waktu libur setelah melewati hari-hari penuh aktifitas? Rasanya tempat yang satu ini bisa menjadi referensi tujuan wisata ringan, terutama untuk penduduk kota Malangdan sekitarnya. Jangan parno dulu begitu ketemu tempat bernama “Museum” karena ternyata tidak semua museum membosankan, Museum Sejarah Bentoel salah satunya. Menempati lahan yang relative kecil (seluas 400 m2) membuat kita tidak terlalu capek untuk berkeliling dari ujung ke ujung. Jangan khawatir, andapun juga tidak akan dibiarkan begitu saja berkeliling di dalam museum, ada beberapa staff dari PT. Bentoel yang dengan senang…

Read More

Grebeg Tengger Tirtoaji – Sumber Air Wendit yang Membawa Berkah

Minggu, 10 April 2016, Taman Wisata Air Wendit, desa Mangliawan,  Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ada satu ritual tahunan yang di lakukan oleh masyarakat adat suku Tengger selain upacara Kasada dan Upacara Adat Karo. Suatu ritual tahunan berupa pengambilan air suci di Sumber Mata Air “Sendang Widodaren” Mbah Kabul dan Mbah Gimbal yang berada di Taman Wisata Air Wendit, desa Mangliawan,  Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ritual ini disebut Grebeg Tengger Tirtoaji. Upacara Grebeg Tengger Tirtoaji ini dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat suku tengger yang meliputi empat kabupaten di sekitar Gunung Bromo,…

Read More

Wajah baru Gunung Kelud

Ngomongin tentang kelud, seakan nggak ada habisnya. Pasca letusan terakhir ( Februari 2014), Kelud telah mempercantik wajahnya, dan itu harus di nikmati. Ibarat bisul di pantat, kemarin bisulnya udah pecah, dan sekarang wajah Kelud seakan lebih berseri dari biasanya. Minimal itulah yang saya denger dari temen-temen saya, yang justru membuat saya semakin penasaran dengan tampilan wajah kelud terkini. Jika kemarin saya sempet mengunjungi kelud pasca letusan hari ke-3. Itu pun denagn pertimbangan untuk lebih “safety”, sehingga membuat saya memilih jalur umum, yaitu via kediri dan hanya sampai pintu gerbang wisata…

Read More