Diskominfo Kabupaten Tulungagung persiapkan Tulungagung Smart City

Tulungagung – Rabu, 30 Agustus 2017 bertempat di aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulungagung yang terletak di Jalan Sultan Agung Gg. III No. 9 – 11, Diskominfo Kabupaten Tulungagung bersama dengan Relawan TIK Tulungagung mengadakan Koordinasi Penguatan Teknologi Informasi  dan Komunikasi Lintas Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung dengan lebih dari Tiga puluh tamu undangan dari seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dan 19 Kecamatan di kabupaten Tulungagung

Acara yang dibuka langsung oleh kepala bidang e-government Diskominfo Kabupaten Tulungagung, Sumarji Kuswantoro, S Pd. MM ini bertujuan untuk menguatkan lagi sinergitas anatar seluruh OPD dan 19 Kecamatan di Kabupaten Tulungagung dalam hal pemanfaatan Teknologi Informasi  dan Komunikasi.

Suasana Rapat koordinasi Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Lintas OPD Kab. Tulungagung bersama Diskominfo dan RTIK Tulungagung

Selain Sumarji Kuswantoro, S Pd. MM, Koordinasi Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Lintas Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung ini juga dihadiri oleh Tjut Zakiyah Anshari selaku sekjen RTIK Jawa Timur dengan menghadirkan pembicara dari seluruh ketua RTIK Tulungagung, diantaranya Sigit Suhardono – Ketua 1 (Humas, SDM dan Organisasi), Endrita Agung Wicaksono – Ketua 2 (Literasi, Advokasi, Media dan Informasi Komunikasi) dan Tomi Listiawan – Ketua 3 (Infrastructure, Security & Content)

Dalam sambutannya, kepala bidang e-government Diskominfo Kabupaten Tulungagung, Sumarji Kuswantoro, S Pd. MM mengatakan bahwa saat ini Tulungagung akan memproyeksikan diri sebagai salah satu dari sekian kota yang sudah menerapkan “Smart City

Untuk mewujudkan Tulungagung smart city tentu bukan hal yang mudah, perlu perencanaan yang matang. Setidaknya akan ada tiga tahap yang harus dilalui, yang pertama adalah menyiapkan infrastruktur yang ideal, diantaranya mengaplikasikan jaringan fiber optic untuk wilayah kecamatan kota dan jaringan WiFi yang tercover di Ngantru, Pakel dan seluruh kecamatan lain di Tulungagung.

Baca Juga : Di Tulungagung, perpanjangan SIM cukup 100 menit!

Kedua, adalah menyiapkan perangkat hardware-nya, namun ini tidak mudah, karena diperlukan hampir sekitar 1,3M/tahun anggaran. Kedepnnya, Kominfo Tulungagung juga punya kewajiban untuk menjadikan akses data dalam 1 pintu, sehingga memudahkan masyarakat Tulungagung dalam mengakses data sebagai salah satu pelayanan publik.

Sebagai tahap akhir, Sumarji Kuswantoro, S Pd. MM menjelaskan tentang perlunya peningkatan SDM. Yang menurutnya hingga saat ini sumber daya di bidang teknologi informasi di Tulungagung masih cukup minim. Harapannya, kedepan akan banyak putra daerah yang berkompeten di bidang TIK bisa saling bersinergi mewujudkan Tulungagung smart city. Akan dibentuk Tim IT kabupaten, yang disaring dari seluruh OPD yang ada di Tulungagung.

Sesi tanya jawab yang menjadi begitu menarik dan mendapatkan antusiasme tersendiri bagi peserta rapat.

Inilah pentingnya RTIK Tulungagung hadir di tengah-tengah Pemerintah Daerah dan Masyarakat. Sesuai dengan Visi RTIK yang menjadikan  Relawan  TIK  sebagai  pribadi,  sekaligus  warga masyarakat unggulan, yang siap siaga mengemban misi sosial, kemasyarakatan dan kemanusiaan bagi pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan/ penguasaan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Melihat perkembangan pengguna Internet di Tulungagung yang belum tersosialisasi Internet Positif serta penggunaan Internet secara CERDAS, PRODUKTIF dan KREATIF, kebutuhan akses Informasi terkait kegiatan di Desa, Kecamatan maupun instansi pelayanan public dan Mempercepat tumbuh kembang Usaha Kecil dan Menengah adalah tiga hal yang menjadi dasar utama perlunya sinergitas antara Diskominfo Kabupaten Tulungagung, RTIK Tulungagung dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dan 19 Kecamatan di kabupaten Tulungagung.

Related posts

4 Thoughts to “Diskominfo Kabupaten Tulungagung persiapkan Tulungagung Smart City”

  1. Wah di malang kok gak ad relawan TIK ya… Keren tuh programnya karena jaman sekarang internet berdampak buruk terhadap masa depan bangsa. Kasihan anak2 kalaj sampai tak terjamah

    1. Harusnya sih ada mbak, karena ini program nasional yang setiap kota bisa berpartisipasi.

  2. gokil RTIK Tulungangung, moga makin eksis dan keren. N makin memberi dampak positif bagi masyarakat. aamiin

Leave a Reply