Eiffel i’m in love 2 – #Akunyakamu

Eiffel im in love 2 - akunyakamu

Eiffel I’m In Love 2 – #Akunyakamu Tahukah Anda apa satu pertanyaan ringan tapi ternyata bisa sangat mengerikan bagi sebagian orang terutama mereka yang sudah berusia lebih dari setengah abad? Yak, satu juta rupiah untuk ibu Melody di Kelurahan Pisang Candi! “Kapan nikah? Si anu sudah, loh. Si itu juga sudah. Kalian kapan?” #atoh!

Ya, ratusan purnama berlalu sejak Eiffel I’m in Love yang pertama (EIIL1). Dan di EIFFEL I’M IN LOVE 2 (EIIL2) ini ternyata Tita (Shandy Aulia) BELUM juga dilamar oleh si mas-mas tunangannya yang nyebelin itu: Adit (Samuel Rizal). Padahal di kamarnya Tita menyimpan setidaknya tujuh buket bunga pengantin yang diberikan kepadanya sebagai perlambang doa agar ia segera menyusul sahabat-sahabatnya ke Kantor Urusan Agama. Di sepanjang film Tita terus saja bergumam “nikahi aku, Fahri..

(Disclaimer: eiffel i’m in love 2 sinopsis ini mengandung spoiler)

Timbul pertanyaan: Adit ini masih nunggu apa, sih, kok belum juga melamar Tita? Nunggu sekuel AADC 3? Dilan 1991? Atau menunggu Tersanjung the Movie? Hmm..

“Menikah itu berat. Adit nggak akan kuat. Biar kamu sama aku aja.” (Adam – Marthino Lio).

Tuh!

Seandainya Tita sedikit cerdas menangkap kode dari Adam, si sahabat yang merangkap teman curhat, akhir cerita ini tentu bisa berbeda. Terlebih jelas terlihat adanya perbedaan pembawaan diri Tita ketika ia sedang bersama Adam dan ketika ia sedang bersama Adit.

Dengan Adam, Tita nampak lebih terbuka dan santai. Terlihat lebih akrab dan nyaman satu sama lain. Sementara ketika bersama Adit, Tita jadi lebih jaim dan kaku. Mustinya, secara logika, Tita akan lebih memilih Adam ketimbang Adit, dong, ya? Tapi, ya, gimana, dong? Penonton setia maunya Tita menikah sama Adit dan bukannya yang lain. Penonton remahan popcorn macam saya ini bisa apa?

Ya, film besutan Rizal Mantovani ini lebih terlihat sebagai sebuah nostalgia atas EIIL1 di tahun 2003 lalu. Jadi jangan heran kalau di sana-sini Anda akan mendapati adegan yang mirip dengan film orisinalnya. Bagi penonton setia, hal yang semacam ini tentu menyenangkan. Terasa akrab.

Samuel Rizal dan Shandy Aulia dalam Eiffel I'm In Love 2
Samuel Rizal dan Shandy Aulia dalam Eiffel I’m In Love 2 Credit : Soraya Intercine Films

Hanya saja, sayangnya, karakter Tita dan Adit di EIIL2 ini ternyata masih sama seperti karakter mereka di EIIL1. Tita naif dan polosnya sama, Adit nyebelinnya sama. Padahal Tita sudah jadi dokter hewan di Jakarta, dan Adit entah sedang mengurusi apa di Perancis sana.

Konflik di antara mereka juga tidak berkembang. Tita dan Adit masih saja terlibat pertengkaran-pertengkaran kecil yang semustinya hanya terjadi di tahun-tahun awal mereka berpacaran. Padahal mereka ini sudah berpacaran selama 12 tahun. Konflik remeh semisal Tita yang tidak merasa nyaman ketika hanya dipanggil “Tit” dan bukannya “Tita” oleh Adit. Helloww?? Dua belas tahun semustinya waktu yang sangat cukup untuk saling mengenal kepribadian masing-masing dan terlibat konflik yang lebih substansial. “Tita kalau merem mata kanan dulu atau mata kiri dulu?” misalnya.

Tapi bukan itu, sih, yang menurut saya paling menyebalkan dari film ini (filmnya. Bukan kamu, Titaaa..). Entah mengapa saya merasa ada satu momen di mana Tita semustinya akan refleks menampar Adit tepat di wajahnya. Ya, Tita akan menampar Adit sebagaimana Cinta menampar saya(?) di film AADC2.

Itu satu momen di mana Adit sebetulnya sudah keterlaluan. Satu momen di mana Adit jelas tidak menghargai Tita, tidak menghargai hubungan mereka selama dua belas tahun ini. Puncak dari derita Tita. Tapi itu tidak terjadiiii.. Padahal saya sudah siap bilang: “Jangan bilang ke aku ada orang yang menyakitimu, Tita. Nanti orang itu akan hilang..” #huftdess

Jadi kesimpulan dari film ini: kalau Anda masih beranggapan bahwa yang istimewa akan selalu kalah dengan yang selalu ada, maka Anda kurang piknik, Mas. Karena yang istimewa itu tempatnya di hati, sementara yang selalu ada cukup jadi teman biasa saja yang luar biasa. Aku Titanya Adit, kamu Aditnya Tita. Kita #akunyakamu.

NEXT

-eiffel i’m in love 2 pemain

Sutradara : Rizal Mantovani
Produser : Sunil Soraya
Penulis : Donna Rosamayna
Pemeran :
Samuel Rizal
Shandy Aulia
Tommy Kurniawan
Saphira Indah
Helmy Yahya
Hilda Arifin
Shakira Alatas
Perusahaan produksi : Soraya Intercine Films
Distributor : Soraya Intercine Films
Tanggal rilis : 14 Februari 2018

Related posts

2 Thoughts to “Eiffel i’m in love 2 – #Akunyakamu”

  1. Aku malah belum nonton film ini mas. Keinget dulu nostalgia baca novelnya trus nekat nonton film ini di bioskop sendirian. Hehehe.

  2. Oalaah…aku kok malassih mau nonton ini… huft… terus nih kok reviewnya terDilan sih? Hahahaha

Leave a Reply