Flatliners – Pertaruhan Hidup Demi Menguak Misteri Alam Baka

Selain cinta, kematian juga menyimpan jutaan misteri. Banyak hal yang seringkali masih menjadi pertanyaan soal kematian. Seperti misalnya, bagaimana proses pencabutan nyawa? Bagaimana kondisi tubuh setelah dikebumikan, dan apa ada kehidupan setelah kematian, kalau ada, bagaimana keadaannya. Semua pertannyaan itu coba disajikan dalam Flatliners.

Misteri-misteri yang disimpan kematian ini sangat menarik untuk dijadikan premis sebuah film. Sebut saja yang masih segar diingatan kita, Happy Death Day. Film apik besutan sutradara Christopher B. Landon ini menggabungkan kematian dengan time loop.

Dan kini muncul satu lagi film yang berani “bermain” dengan kematian, Flatliners. Kalau Happy Death Day memainkan kematian melalui time loop, Flatliners lebih berani dengan konsep “afterlife” atau kehidupan setelah kematian.

Flatliners yang dibintangi oleh Ellen Page, Diego Luna, Nina Dobrev, James Norton, Kiersey Clemons, dan Kiefer Sutherland. Credit Sony Pictures.

Ellen Page didapuk sebagai karakter utamanya, Courtney seorang mahasiswa kedokteran yang tengah magang di sebuah rumah sakit. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran, bisa dibilang Courtney memiliki pikiran yang visioner. Ia diam-diam punya ide untuk “merekam” alam baka. Caranya? Ya mati dulu!

Yup! Ide Courtney ini berisiko sangat tinggi, karena nyawalah taruhannya. Namun, ia tak gentar. Dengan merekrut 2 temannya, yaitu Sophia (Kiersey Clemons) dan Jamie (James Norton) ia melakukan percobaan flatlining.

Percobaan mematikan orang dan kemudian menghidupkannya lagi ini sukses. Courtney berhasil bangkit dari kematian dan menceritakan pengalaman menariknya keluar dari tubuh. Pengalaman saja? Tentu tidak! Sebagai bonus, Courtney memiliki keterampilan tambahan yang sebelumnya tak dimiliki.

Ia mampu berlari berkilo-kilo meter jauhnya, memasak, dan kemampuan analisis otaknya semakin meningkat. Dengan kemampuan super tiba-tiba ini Courtney menjadi mahasiswa yang brillian. Peningkatan Courtney ini membuat teman-teman lainnya tergiur. Jadilah Courtney dkk ini menjadi para Flatliners.

Akting para pemain dalam Flatliners dapat menopang keseluruhan film terutama Ellen Page dan Nina Dobrev. Credit Sony Pictures.

Tak seperti Courtney yang visioner, Niels Arden Oplev yang duduk di bangku sutradara tak merubah sasekali premis film yang juga pernah diproduksi tahun 90 ini. 5 orang Flatliners bermain-main dengan kematian & harus menghadapi konsekuensi yang membuntutinya.

Flatliners berhasil bikin bulu kuduk merinding dengan mengangkat tema bangkit dari kematian. Namun, sayang eksekusi dari tema horor tersebut gagal total. Sebagai film bergenre horror, thriller, dan Sci-Fi Flatliners tampil dengan flat. Dibilang thriller, ya nggak thriller-thriller amat. Horror juga minim penampakan & jump scare. Sci-Fi juga tak begitu mendalam.

Jadi ini film Flatliners atau Flat-liners bener?!

Melihat genrenya yang masih malu-malu, kamu yang penakut, tapi penasaran sama yang horror-horror segeralah beli tiket di bioskop-bioskop kesayangan. Kamu pun juga akan tertampar dengan pesan moral yang bisa kamu petik dari 5 tokoh utamanya.

Related posts

Leave a Reply