Kangen dengan Festival Malang Tempo Doeloe (MTD), tunggu kehadirannya 12 november 2017

Malang – Kids jaman now pasti banyak yang belum tau apa itu MATEDU. Festival yang sempat menjadi kebanggaan kota Malang di tahun 2006 ini menjadi trendsetter di beberapa kota lain. Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) yang biasa kita singkat dengan Matedu, rencanannya tahun ini akan kembali digelar.

Sempat vakum beberapa tahun, Dwi Cahyono, pemilik Yayasan Inggil sekaligus pemilik hak cipta Festival Malang Tempo Doeloe menjelaskan bahwa meniadakan festival ini beberaapa tahun kemarin memang disengaja olehnya.

Dulu sengaja dihentikan karena sudah campur aduk dengan pedagang kaki lima (PKL).” ujarnya. Selain itu banyak konsep yang melenceng dari “ruh” awal diselenggarakannya Festival Malang Tempo Doeloe

Sebelum akhirnya memutuskan untuk vakum,  Festival Malang Tempo Doeloe memang sempat menuai banyak kritik dari para netizan. Suasana festival yang lebih mengutamakan hiburan sehingga membuat suasana tempo doeloe-nya hilang, hingga banyaknya PKL yang masuk kedalam area festival dengan menu olahan jaman sekarang.

Undangan Festival Malang Tempo Doeloe. Foto dari radarmalang.id

Dan untuk kali ini Dwi menegaskan, gelaran Festival Malang Tempo Doeloe harus benar-benar bernuansa tempo doeloe. Misalnya, para pedagang harus berpakaian tempo doeloe dengan dagangan yang juga bernuansa makanan tempo doeloe. Demikian juga pengunjungnya, diharapkan menyesuaikan dengan berpakaian ala tempo doeloe.

Menggunakan pakaian ala tempo doeloe bagi pengunjung diharapkan bukan menjadi halangan tersendiri bagi masyarakat, tetapi bisa menjadi suatu bentuk penghargaan terhadap pakaian tradisinya sendiri. “Kalau enggak gitu, kita pake kebaya hanya pas Kartinian,” jelasnya.

Baca juga : Malang Flower Carnival 2017 – Terbesar dalam sejarah dengan 214 peserta

Festival yang rencananya digelar oleh Yayasan Inggil bekerjasama dengan Disbudpar Kota Malang dan PHRI ini akan digelar hanya 1 hari saja, yaitu pada tanggal 12 November 2017 mulai dari pukul 07.00 – 23.00 WIB.

Juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Festival Malang Tempo Doeloe ini dari Gereja Ijen menuju Jalan Simpang Balapan. Di sepanjang jalan tersebut akan didirikan 150 stan untuk pedagang.

Dikutip dari radarmalang.id Festival kali ini juga ada acara bernama Festival Kelapa Jadi Apa. Usai pembukaan Festival Malang Tempo Doeloe, ribuan ibu-ibu akan memarut kelapa, kemudian mengolahnya. Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi muda lebih menghargai proses karena tidak semuanya didapatkan secara instan.

Related posts

One Thought to “Kangen dengan Festival Malang Tempo Doeloe (MTD), tunggu kehadirannya 12 november 2017”

  1. Kemarin saya main dengan teman, mengunjung MTD ini. Duluu tahun 2010 an lah saya sudah pernah ke MTD, dan kesannya baik.

    tapii utk yg tahun ini, hm 🙁 agak sedikit tidak puas. Are yang digunakan lebih sempit, sehingga berasa kayak thawaf haji, sesak2an. Kemudian, lighting pada malam hari kurang, sehingga warung2 i pinggir jalan terkesan suram. Pun dengan sampah yang berserakan ditambah becek bekas hujan.

    Overall seru sih…hanya ya itu saja, heheh.

Leave a Reply