Keluarga-8 : Kegiatan #bebukuan di SDN Kalibatur 5, Tulungagung.

Pagi ini cuaca Tulungagung begitu cerah, tampak beberapa siswa SDN Kalibatur 5 berlarian kesana – kemari, sebagian yang lainnya asyik nongkrong dan bercanda dengan yang lain. Hari ini SDN Kalibatur 5 tidak libur, mereka sengaja ada di luar kelas karena sedang menunggu kedatangan kakak-kakak Keluarga-8.

Ya, beberapa hari yang lalu kakak-kakak dari Keluarga-8 memang sudah berjanji untuk main ke SDN Kalibatur 5 dan karena jarang sekali adik-adik SDN Kalibatur 5 ini disambangin tamu, maka kehadiran Keluarga-8 pun sangat dinanti-nanti.

Keluarga-8 dengan programnya #bebukuan di SDN VI Jengglungharjo – Tanggunggunung (12 September 2015)

Bukan sekedar main, volunteers ini punya misi mulia. Keluarga-8, atau disingkat K-8 ini merupakan sebuah komunitas sosial dengan beberapa relawan didalamnya. NGO (non-governmental organization) kecil-kecilan ini bergerak di dunia pendidikan, terutama tingkat sekolah dasar dengan gerakan literasi.

Keluarga-8 yang lahir tanggal 25 april 2015 silam ini cukup membanggakan, dengan gerakan #bebukuan (Berbagi Buku Untuk Anak Negeri) mereka berusaha mengumpulkan buku-buku bacaan diluar pelajaran yang layak untuk di konsumsi adik-adik Sekolah Dasar dari berbagai donatur.

Dari buku-buku yang terkumpul (80% buku bekas) dari para donatur mereka seleksi ulang sebelum dibagikan kepada yang berhak.

Keluarga-8 dengan programnya #bebukuan di SDN Ngrejo IV – Tanggunggunung (22 Agustus 2015)

Kenapa harus buku? Jauh sebelum GLS (Gerakan Literasi Sekolah) Keluarga-8 sadar akan pentingnya literasi. Membaca bukan sekedar aktifitas, namun sebuah budaya yang wajib untuk dilestarikan. Syukurlah, pemerintah pun sepakat dengan hal ini, hingga dibuatlah Gerakan Literasi Sekolah yang salah satu programnya adalah “Kegiatan 15 Menit Membaca Buku Nonpelajaran Sebelum Waktu Belajar Dimulai”.

Faktanya, jangankan untuk membaca buku diluar buku pelajaran, hampir 90% Sekolah Dasar di Pesisir pantai, khususnya Kabupaten Tulungagung tidak memiliki Perpustakaan sekolah. Syarat jumlah siswa yang minimal 100 siswa, bagi mayoritas Sekolah Dasar di Pesisir tentu cukup berat, akses dan toponomi daerah yang cukup terpencil membuat sekolah – sekolah ini tidak pernah meraih angka 100 siswa untuk tiap tahunnya.

Sedekah Buku dan Buka PuasaBersama Anak Yatim (26 Juni 2016) bentuk kegiatan Keluarga-8 diluar sekolah.

Beranjak dari situ, K-8 memutuskan untuk menjadikan sekolah-sekolah pesisir sebagai target utama gerakan #bebukuan. Hingga saat ini, #bebukuan sudah sambaing ke beberapa sekolah, diantaranya : SDN Ngrejo IV – Tanggunggunung (22 Agustus 2015), SDN VI Jengglungharjo – Tanggunggunung (12 September 2015), SDN Kaligede dan SD Swasta Dlodo (13 Februari 2016) dan SDN Kalibatur 5 – Kalidawir (27 Maret 2017).

Keluarga-8 dengan programnya #bebukuan di SDN Kaligede (13 Februari 2016)

Selain kegiatan disekolah, K-8 juga berbagi dengan anak yatim binaan Yatim Mandiri Tulungagung dengan menggelar sedekah buku dan buka puasa bersama (26 Juni 2016) dan anak-anak binaan TBM (Taman Baca Masyarakat) desa Picisan – Sendang (20 November 2016)

Dalam setiap kesempatan #bebukuan, K-8 selalu memberi keseruan lain. Begitu juga saat sambang ke SDN Kalibatur 5 kali ini. Tidak hanya berbagi buku dan membaca rame-rame, adik-adik SDN Kalibatur 5 diajak untuk outbond di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) pantai Sine, kegiatan yang bertujuan untuk membangun karakter adik-adik ini juga diharapkan bisa meningkatkan konsentrasi dan fokus adik-adik.

Keluarga-8 yang memang bersifat volunteerian memang akan selalu dinamis dalam setiap kegiatannya, terutama dalam hal kuantitas relawannya. Untuk itu memang diperlukan sebuah sinergi dengan pegiat sosial lain. Salah satu partner sinergi K-8 adalah Pena Ananda Club, binaan Bunda Zakyzahra Tuga dan #bebukuan di SDN Kalibatur 5 adalah kegiatan ke-3 hasil kolaborasi Keluarga-8 dan Pena Ananda Club.

Keluarga-8 dengan programnya #bebukuan di SD Swasta Dlodo (13 Februari 2016)

Sadar, bahwa K-8 bukanlah kegiatan berorientasi profit. Maka K-8 membuka pintu yang sebesar-besarnya kepada masyarakat umum untuk berpartisipasi. Menjadikan K-8 sebagai perpanjangan tangan masyarakat yang perduli dalam dunia pendidikan Indonesia. K-8 dengan senang hati untuk menerima amanah yang diberikan , segala mentuk donasi akan dengan sepenuh hati disampaikan kepada yang berhak.

Keluarga-8 dengan programnya #bebukuan di SDN Kalibatur 5 – Kalidawir (27 Maret 2017)

Berikut CP yang bisa di hubungi dan siap untuk saling membantu kegiatan K-8 terutama program #bebukuan.

Yogyakarta : Dimas +62 8785-2626266
Solo: Erma +62 856-4910-9709
Klaten : Dhanik +62 812-2802-9118
Surabaya : Nita +62 813-5921-9771
Malang : Endrita Agung +62 85631-67101
Tulungagung 1 : Widia +62 813-3297-0512
Tulungagung 2 : Sigit +62 858-5500-0328
Tulungagung 3 : Puspa +62 856-4862-6161

Keluarga-8 bersama anak-anak binaan TBM (Taman Baca Masyarakat) desa Picisan – Sendang (20 November 2016)

Related posts

Leave a Reply