Museum Sejarah Bentoel

Belum ada rencana untuk sekedar menghabiskan waktu libur setelah melewati hari-hari penuh aktifitas? Rasanya tempat yang satu ini bisa menjadi referensi tujuan wisata ringan, terutama untuk penduduk kota Malangdan sekitarnya. Jangan parno dulu begitu ketemu tempat bernama “Museum” karena ternyata tidak semua museum membosankan, Museum Sejarah Bentoel salah satunya. Menempati lahan yang relative kecil (seluas 400 m2) membuat kita tidak terlalu capek untuk berkeliling dari ujung ke ujung. Jangan khawatir, andapun juga tidak akan dibiarkan begitu saja berkeliling di dalam museum, ada beberapa staff dari PT. Bentoel yang dengan senang hati akan menjadi guide anda. Kebetulan waktu itu saya dipandu dengan salah satu staff cewe bernama Linda, guide yang sangat ramah,menyenangkan dan enak untuk di ajak ngobrol menurut saya, sayang, beliau sudah tidak jomblo lagi, eh…  Linda dan staff yang lain akan dengan senang hati menjelaskan semuannya dari A sampai Z, bahkan sebelum anda bertanya.

museum Bentoel

Konsep yang ditawarkan dari Museum yang sengaja ditutup untuk keperluan perawatan tiap hari selasa ini pun juga cukup unik, yaitu perpaduan modern clasic, seperti terlihat pada lantai keramik yang masih asli, dipadukan dengan galeri foto dan layar LCD. Kesan klasik juga terasa dengan masih dipertahankannya desain bangunan Museum Sejarah Bentoel dan keramik lantai yang masih benar-benar asli dari rumah tinggal sekaligus awal dimulainya bisnis rokok Bentoel oleh Ong Hok Liong yang dipadukan dengan tatanan cerita sejarah yang di tampilkan apik dari beberapa media digital seperti layar LCD dan beberapa tablet PC yang tertata rapi diantara galeri foto, hingga terkesan lebih modern. Sepertinya pengelola museum tau bagaimana menghilangkan kebosanan dengan menghilangkan kata-kata yang berat dan menggantinnya dengan berbagai gambar yang ternyata justru mampu “berbicara”banyak.

Pengunjung begitu berada di depan gedung akan disambut oleh patung perunggu yang menggambarkan diri Ong Hok Liong lengkap dengan emblem tahun kelahiran sekaligus meninggalnya beliau (1893-1967) yang berada di sisi kiri gedung,Ong Hok Liong memulai usahanya pada tahun 1925, saat itu ia hanya mempunyai 12 orang karyawan. Pada tahun 1930 bersama Tjoa Sioe Bian, tetangganya, mengawali bisnis rokoknya dengan nama Strootjes-fabriek Ong Hok Liong, lalu menjadi Hien An Kongsie, cikal bakal PT Bentoel di tempat ini.

DI dalamnya, Museum yang terletak di Jl. Wiromargo (Pecinan Kecil) No. 32 Kota Malang 65118 ini dibagi dalam beberapa bagian/zona, Zona pertama menampilkan sejarah, terletak di sebelah kanan menyambung dengan zona kedua yang menampilkan manajemen terkini setelah diakuisisi oleh perusahaan rokok terbesar kedua di dunia, British American Tobacco (BAT) International. Lanjut dizona tiga, terpampang orang-orang yang berjasa dalam perkembangan PT. Bentoel. Ada yang unik dizona empat yang bertema “evolusi distribusi” yaitu dipamerkannya koleksi speda bermotoratau di jaman Belanda dulu sering di sebut bromfietstua ber merk “Mobylette Kaptein”type manual made in France keluaran tahun1954 yang digunakan Ong Hing Tjien untuk memasarkan produknya.

Transformasi bungkus rokok di Museum Sejarah Bentoel
Transformasi bungkus rokok di Museum Sejarah Bentoel

Selanjutnya dizona kelima terdapat proses produksi, zona enam prinsip panduan buat karyawan, zona ketujuh multimedia dan branding,diantaranya juga menampilkan beberapa model bungkus rokok dari produksi pertama (Kandang, Klabang, Lampu, Turki, dan Djeruk Manis, sebelum akhirnya memilih nama Bentoel) hingga produk terkini. Terakhir dizona delapan terdapat galeri foto. Slide yang digunakan sebagai media promosi di bioskop jaman dulu, juga ikut terpajang rapi di galeri.

Tidak hanya itu, di halaman belakang dari Museum swasta milik perusahaan rokok Bentoel ini terdapat taman yang cukup luas dan sejuk dengan pohon buah sawo besar di tengahnya, menjadikan tempat yang sempurna untuk beristirahat. Di Museum Sejarah Bentoel ini  sengaja saya tidak akan menceritakan secara detail sejarah perjalanan Perusahaan rokok pertama yang memproduksi dan menjual rokok kretek dalam kemasan di kota Malang ini dan kehidupan pribadi dari sang pendiri Ong Hok Liong beserta istrinya Liem Kiem Kwie Niodi sini. Sayang…, ya, sayang sekali jika akhirnya anda tahu dari saya dan tidak kesana sendiri. Minimal untuk para generasi muda akan bisa termemotivasisemangat entrepreneurship.Masuk ke Museum ini Geratis kok, asal tidak berbuat anarkis, dijamin anda tidak akan di usir, he he he…

Terakhir, sesampainya pulang dari Museum Sejarah Bentoel, jangan pernah melupakan peringatan dari pemerintah  bahwa: MEROKOK MENYEBABKAN KANKER, IMPOTENSI,GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN yang dipertegas lagi :MEROKOK MEMBUNUHMU. Namun perlu dipahami juga bahwasannya “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya” bahkan sejarah entrepreneur sekalipun.

Salam….

Related posts

6 Thoughts to “Museum Sejarah Bentoel”

  1. keren juga, jadi pengen main ke museum bentoel

    1. hayuk om, temen2 main kesini….
      ^_^

  2. penasaran dengan tempatnya, dan isinya apa aja disana,,,

    1. Banya mas Angga, mulai dari sejarah berdirinya, pabrik pertama, alat dan kendaraan yang digunakan di awal berdirinya pabrik hingga tehnologi terkini yang digunakan.
      main kesini yuk…
      🙂

  3. Sudah lama sy penasaran dg museum bentoel. Berkali2 lewat situ padahal. Haha… Jadi tambah mupeng stelah baca tulisan pean mas. Haha

    1. Hi hi hi…., lumayan mbak, wisata murmer….
      ^_^

Leave a Reply