Spider-Man: Homecoming – Dia hanya anak kecil yang tau bagaimana untuk menjadi dewasa!

Sekeping bagian dari Marvel Cinematic Universe rilis tahun ini. Syukurlah, Indonesia diberikan kehormatan 2 hari lebih cepat dari rilis globalnya ( 7 Juli 2017 ). Adalah film superhero berdasarkan karakter Komik Marvel Spider-Man: Homecoming

Setelah mengalami dua kali reboot di hampir lebih dari 15 tahun, melahirkan 6 film dengan 3 aktor utama yang berbeda… Bujug, lama juga ya ternyata?! Jadi maklum aja kalo saya hampir hafal diluar kepala silsilah keluarga Peter Parker daripada keluarga mantan pacar, ups…!

Jujur, diantara deretan superhero baik dari dunia Marvel dan DC, si manusia laba-laba ini tidak pernah masuk list 5 besar superhero favorit. Ditambah lagi gagalnya film reboot sebelumnya yang menciptakan sosok Peter Parker muda yang terlihat hipersex! Duh, itu kan saya banget!

Tapi, berkat Spider-Man: Homecoming, benih-benih cinta itu mulai bermekaran… eyaaaaa……! Sebenarnya, “rasa” itu udah muncul saat pertama kali melihatnya bareng Tony Stark and the gank di film Captain America: Civil War.

Kerennya lagi, Spider-Man: Homecoming berproses tepat saat Peter Parker mendapatkan tugas pertamanya disini. Jadi buat yang masih lupa filmnya atau belum pernah liat (what? Belum pernah liat…??! )ada baiknya nonton dulu Captain America: Civil War.

Kali ini, film yang diproduksi bersama oleh Columbia Pictures dan Marvel Studios memasuki film yang keenam belas dari Marvel Cinematic Universe ( sudah, gau sah repot-repot buat sebutin satu-satu) Sang sutradara, Jon Watts seakan tau banget bagaimana membangun karakter Peter Parker.

Sosok remaja SMU yang harus memilih diantara hal-hal klasik khas remaja dengan sebuah tanggung jawab besar sebagai seorang avanger, diceritakan dengan begitu halus, tidak ada yang terkesan dipaksakan.

Tidak hanya Tom Holland (Peter Parker ), di dunia remajanya sang Spider-Man ini juga didampingi beberapa tokoh dengan karakter yang cukup kuat. Terutama dengan sahabatnya Ned, yang pada awalnya sempat saya ragukan keberadaannya . Ini adalah inkarnasi film pertama dimana Peter Parker tetap di SMU (dan masih kelas 2 ) selama seluruh durasi film.

Kita disuguhkan bagaimana Spider-Boy ini membentuk karakternya,  keberaniannya untuk kebenaran, dia terus Jatuh, dan dia terus bangun. Selalu berbuat kebaikan meski hanya remahan, seperti menggagalkan pencurian speda angin sampai membantu emak-emak yang tak tau arah jalan pulang……

Dengan nada yang lebih ringan, film ini menemukan peluang yang konsisten untuk menyuntikkan beberapa komedi yang cukup segar, dari ironi Peter Parker yang mencoba menjalani kehidupan normal, dengan kecanggungan usaha Spider-Man dalam melawan para kriminal, terhadap sikapnya yang terlalu bersemangat, pengambilan keputusan yang terlalu buru-buru, benar-benar khas Peter Parker yang tergambar dengan apik!

Oh ya, selain Robert Downey Jr. sang manusia setrikaan (Iron Man)kali ini ga ada salahnya saya memuji Michael Keaton (Adrian Toomes) sang villain Spider-Man, Vulture! Michael Keaton menjadikan tokoh antagonis yang eksekutif! Nah, bingung kan?! Pokoknya Michael Keaton ini berhasil membawakan tokoh The Vulture yang justru kita tidak akan dengan serta merta membencinya.

Awalnya, di film Spider-Man: Homecoming ini, berharap ketemu anggota Avangers lain selain Iron Man. Ternyata tidak, Peter Parker tidak butuh bantuan superhero lain untuk kesuksesan filmnya, kerjanya sudah sangat memuaskan!

Baca Juga : xXx: Return of Xander Cage. Sungguh, xXx telah menemukan jalannya!

Eh, ada sih satu! Mas Chris Evans yang keluar di akhir credit title, udah gitu keluarnya ngegemesin lagi! Jadi pastikan untuk tetep duduk di bangku kalian sebelum film ini bener-bener selesai yaaa…. Karena selain Kemunculan sang kapten di akhir kredit titel, ada satu adegan yang pantang untuk di lewatkan di mid-credit!

Buat yang berencana nonton bareng keluarga, jangan khawatir, Spider-Man kali ini cukup soleh. Hampir sepanjang film berdurasi 133 menit, tidak ada satupun adegan kissing, meski tetap menyajikan plot asmara antara Peter Parker dan Liz


Sinopsis:

Dimulai di tahun 2012, pasca pertempuran dahsyat Avangers yang menghancurkan kota New York, Tony Stark dan pemerintah federal membentuk sebuah departemen Pengendalian Kerusakan A.S. (D.O.D.C.), yang bertugas untuk membangun kembali kerusakan-kerusakan yang diakibatkan saat melawan invansi alien. Selain itu (D.O.D.C.) juga bertugas untuk membersihkan dan mengamankan  sisa-sisa tehnologi alien pasca pertempuran.

Sayangnya, program pemerintah ini harus dengan terpaksa “mengusir” perusahaan penyelamatan Adrian Toomes yang memungut puing-puing sisa pertempuran, yang mengakibatkan perusahaan ini untuk gulung tikar

Dimenit  pertama inilah ruh utama cerita mulai dihembuskan, jadi pastikan kalian untuk tidak telat saat nonton film Spider-Man: Homecoming nanti ya.

Cerita berpindah Peter Parker memulai debut pertamanya, seperti kebanyakan anak muda jaman sekarang, Peter Parker ini ternyata juga hobby nge-vlog. Jadi buat kamu yang suka nge-vlog, tingkatin terus prestasimu gengs, siapa tau jadi Spider-Man (Lhah, apa hubungannya?)

Selanjutnya….., akan banyak hal yang tak terduga dari film Spider-Man: Homecoming ini yang sayang untuk dilewatkan!

Related posts

15 Thoughts to “Spider-Man: Homecoming – Dia hanya anak kecil yang tau bagaimana untuk menjadi dewasa!”

  1. Belum pernah nonton film spiderman di bioskop. Yang pernah cuma batman, seru juga ternyata.
    Ini cocok gak sih ngajak anak2 nonton? Soal e kan udah sma kelas 2 tokoh e 😀

    1. nggak mbak, tenang aja jSpider-Man kali ini cukup soleh kok. Hampir sepanjang film berdurasi 133 menit, tidak ada satupun adegan kissing, meski tetap menyajikan plot asmara antara Peter Parker dan Liz

  2. jadi pengen nonton nih, tapi sayang yang bluray blm keluar hehe

    1. wkwkwkwk…., berangkat ke bioskop terdekat gan, jangan cuman nungguin bajakannya aja
      😀

  3. Menarikkkkk..jadi mupeng pengen nonton.

    1. Hayuk mbak, ajak duo F sekalian…
      ^_^

  4. Ale

    Review nya bagus banget, rapi dan tertata.
    Jadi penasaran pengen nonton ^^

    1. ih, kak Ale ini emang paling pinter kalo muji orang….
      ^_^

  5. Gak sabar saya pengen nonton ini film

  6. Aku ngikutin serial spiderman. Moga yang ini gak mengecewakan. 😀

    1. hi hi hi…., insya’allah nggak mengecewakan mbak
      ^_^

  7. saya udah nonton nih gan lucu filmnya cocok buat remaja, anak – anak juga boleh…

  8. Fo

    baru tau aku, ternyata si man spider belom ke list , 🙁 kasian atuuu tp btw buat kalimat hipernya sy setuju bingit 😀 … hore hipper

  9. mantapppp pengen nonton deh… film sebelumnya sudah nonton, yang ini masih belum

  10. […] Baca juga : Spider-Man: Homecoming – Dia hanya anak kecil yang tau bagaimana untuk menjadi dewasa! […]

Leave a Reply