Waktu Ruang Kayutangan : Vol. 2 – Workshop Fotografi Anak

Kota Malang. Pada Sabtu (16/12/17), rekan-rekan dari komunitas A Day to Walk, Walkingalam, dan Dari Masa Lalu mengadakan workshop fotografi untuk anak-anak. Bertempat di daerah Kayutangan (Jl. Basuki Rahmat RW 01, RW 02, RW 09, dan RW 10) workshop fotografi ini merupakan salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Waktu Ruang Kayutangan : Vol. 2.

Pada workshop kali ini anak-anak yang tinggal di daerah Kayutangan tersebut diajak untuk memotret lingkungan tempat tinggal mereka dengan kamera analog lalu mencoba memproses sendiri film negatif mereka untuk kemudian dipindai, dicetak, dan kemudian dipamerkan pada keesokan harinya.

Andi Brata, salah seorang anggota dari komunitas Walkingalam yang mendampingi anak-anak tersebut mengatakan, “(workshop) ini adalah untuk memberikan edukasi fotografi kepada anak-anak tersebut. Mereka dibebaskan untuk mengambil foto yang mereka rasa menarik dari lingkungan tempat tinggal mereka.

Anak-anak diajarkan seni foto dengan praktek langsung di acara Workshop Fotografi Anak-Anak –
Waktu Ruang Kayutangan : Vol. 2

Hal ini senada dengan salah satu tujuan proyek Waktu Ruang Kayutangan: Vol. 2 yaitu untuk mengenalkan kembali sejarah Kayutangan dan memantik semangat masyarakat sekitar, khususnya anak-anak mudanya, untuk lebih peduli terhadap sejarah kotanya.

Ini agar (anak-anak) bisa mengenal lebih dekat lingkungannya melalui (medium) fotografi,” imbuh Andi Brata.

Sekitar lima belas anak mengikuti workshop fotografi ini. Mereka dibagi ke dalam empat kelompok dan masing-masing kelompok dibekali satu buah kamera analog yang telah berisi film hitam-putih. Mereka kemudian dengan didampingi orang dewasa dari komunitas Walkingalam dan Dari Masa Lalu selama satu jam menyusuri lingkungan Kayutangan. Secara bergantian mereka menjepretkan kamera ketika mendapati ada obyek foto yang dirasa menarik. Masyarakat sekitar yang kebetulan bertemu dengan anak-anak ini nampak senang dan beberapa  bahkan menjadi foto model dadakan dari anak-anak tersebut.

mengambil foto yang mereka rasa menarik dari lingkungan tempat tinggal mereka – Andi Brata. Waktu Ruang Kayutangan

Setelah satu jam berkeliling dan film di dalam kamera telah habis digunakan mereka segera kembali ke Balai RW 09 untuk mencoba memproses sendiri film negatif mereka dengan dibimbing oleh Ichwan S. dari komunitas Walkingalam. Anak-anak peserta workshop terlihat antusias melakukan hal tersebut. Setelah film negatif tersebut diproses selanjutnya dipindai menjadi file foto digital dan dicetak untuk dipamerkan esok harinya (17/12/17).

Waktu Ruang Kayutangan: Vol. 2 diadakan pada 15-17 Desember 2017 di Kayutangan Jl. Basuki Rahmat, Malang. Kegiatan yang dilakukan antara lain workshop membatik, workshop urban farming, layar tancep, cangkruk kane, wayang suket, teater, drama kolosal, musik di kampung, bazaar kuliner, dan pameran sodrekan. NEXT

Related posts

Leave a Reply