BPJS Ketenagakerjaan ini bikin tenang para konten kreator
BPJS Ketenagakerjaan ini bikin tenang para konten kreator

BPJS Ketenagakerjaan ini bikin tenang para konten kreator. “Lhah kok bisa?!” Gitu kan ya kalo kalian baca judulnya?! Lha terus aku jawab : “Lha jesal bisa lah!” Tuh kan , jadi semakin rumit ini….., wkwkwkwkk….

Ok, balik lagi nih, pertanyaan semacam “Lhah kok bisa konten kreator bisa terjamin BPJS?!” itu biasanya akan terlontar disaat temen-temen penanya ini cuman sekedar tau BPJS ketenagakerjaaan ini hanya untuk pekerja/karyawan/buruh.

Ngga salah sih, karena faktanya sebagian besar dari kita adalah pekerja diposisi itu. Nah, BPJS menyebutnya Tenaga Kerja Penerima Upah. Pekerja Penerima Upah (PU) adalah Setiap orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau imbalan dalam bentuk lain dari pemberi kerja.

Nah, lalu kenapa bahasan tentang konten kreator ini jadi menarik? Ini juga kenapa saya perlu diundang ke kantor BPJSKetenagakerjaan Malang untuk membahas manfaat BPJS bagi pekerja di dunia kreatif seperti konten kreator ini?!

Data resmi Tenaga Kerja Sektor Ekonomi Kreatif ini pertama kali di himpun tahun 2011. Menariknya, data tersebut semakin hatun semakin meningkat. Tercatat, pada tahun 2015 jumlah tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif sebesar 15,96 juta dari total pekerja di Indonesia 114,82 juta jiwa.

Seiring bergeliatnya revolusi industri 4.0 memicu para milenial untuk menekuni sektor kerja yang lebih independen, berwirausaha bahkan membuat perusahaan startup sendiri.
Sehingga tidak heran jika saat ini banyak bermunculan profesi-profesi baru yang justru banyak diminati oleh kaum milenial, seperti Freelancer, Influencers, Youtubers, Content Creators dan banyak lagi yang lain.

Profesi tersebut diatas dan Profesi dari pekerja bukan penerima upah yang lain (tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, pedagang pasar, pengacara, artis, dokter) ternyata juga bisa merasakan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) adalah pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya. BPJS Ketenagakerjaan memberikan hampir semua manfaat yang sama seperti Pekerja Penerima Upah (PU).

BPJS Ketenagakerjaan sosialisasi bareng blogger
BPJS Ketenagakerjaan sosialisasi bareng blogger

Diantaranya : Jaminan Kecelakaan Kerja, Kaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua. Ada satu yang tidak bisa di dapatkan oleh Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu Jaminan Pensiun. Ya, karena Jaminan Pensiun ini dibayarkan oleh perusahaan terhadap seluruh pekerja yang ada di bawahnya. Lha kalo pekerja mandiri kan bos nya kamu juga! 😁
Ok, sekarang kita bahas satu-satu yuk, dari manfaat yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Pertama : Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Sebagai perlindungan selama kamu melakukan aktifitas kerja, batasnya adalah pagar rumah. Jadi ketika kamu (amit-amit) mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang/pergi kerja maka nanti akan di-cover oleh BPJS-TK. Bagi pekerja freelance, tidak ada batasan jauh dekat bila kamu mengalami kecelakaan.

Bahkan BPJS-TK juga akan menanggung biaya pemakaman dan pengangkutan bila kamu kebetulan meninggal jauh dari rumah. Lalu bagaimana dengan freelance yang bekerja di rumah? Untuk hal ini, rumah nanti akan disebut sebagai lingkungan kerjamu dan tentu saja kamu juga akan ditanggung oleh BPJS-TK.

Tapi ingat, tanggungan ini hanya berlaku dalam kondisi KAMU BEKERJA. Besaran JKK adalah 1% dari upah yang dilaporkan, jadi kalau kamu melaporkan upah bulanan sebesar Rp1.000.000 ya iuran yang harus kamu bayar adalah Rp10.000. Murah banget kan?

Kedua : Jaminan Kematian.
Bila kebetulan kamu meninggal (di luar kecelakaan kerja), maka ahli waris kamu nanti akan mendapatkan santunan. Rinciannya adalah: santunan kematian sebesar Rp16.200.000, santunan berkala Rp200.000 selama 2 tahun atau dibayarkan sekaligus sebesar Rp4.800.000, biaya pemakaman Rp3.000.000, dan beasiswa pendidikan untuk satu anak sebesar Rp12.000.000 (dengan minimal masa iuran 5 tahun).

Jaminan ini manfaatnya tidak dirasakan langsung oleh kamu selaku peserta iuran tapi oleh keluargamu nantinya. Yah, setidaknya ketika kamu meninggal maka kamu tidak akan meninggalkan beban keuangan pada mereka bukan? Jumlah iuran untuk Jaminan Kematian ini adalah Rp6.800 tiap bulan.

Ketiga : Jaminan Hari Tua.
Produk ini bisa disebut sebagai investasi atau tabungan hari tua. Jadi, kamu tidak perlu khawatir soal pensiun lagi. Meskipun kamu bukan PNS, kamu akan tetap dapat manfaat di hari tua nanti. JHT dikenakan sebesar 2% dari upah bulanan yang dilaporkan.

Contohnya dengan gaji Rp1.000.000 per bulan maka kamu hanya perlu membayar Rp20.000 saja. Kamu bisa memulai JHT kapanpun sebelum berusia 60 tahun dan bisa membayar ini selama apapun meski kamu sudah mencapai masa pensiun.

Ketika kamu sudah menginjak usia 56 tahun, kamu bisa kok mencairkan JHT yang dibayarkan secara lum sum (keseluruhan). Ada juga kondisi-kondisi lain yang memungkinkanmu untuk mengambil JHT yakni: cacat total tetap, berhenti bekerja, meninggal dunia, atau pindah negara alias meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya.
Gimana udah paham dan jelas kan ya? Udah lahhh…., kamu kan pinter 😄

BPJS Ketenagakerjaan bareng blogger
BPJS Ketenagakerjaan bareng blogger

Nah, sekarang kalo kamu udah sadar, pasti pertanyaan selanjutnya adalah “Gimana Cara Menjadi Pesertanya?” ya kan?! Gampag banget dan kamu pasti bisa melakukannya sendiri (ngga perlu pake calo lah yaa..)
1. Mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan)
2. Mengisi formulir F1 BPU untuk pendaftaran Wadah/Kelompok/Mitra baru.
3. Menghubungi :
a. Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat
b. Wadah
c. Mitra/Payment Point (Aggregator/Perbankan) yang telah kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
4. Pembayaran iuran dapat dilakukan oleh peserta sendiri atau melalui Wadah/Mitra?payment Point (Aggregator/Perbankan) secara bulanan / 3 bulan / 6 bulan / 1 tahun sekaligus.

Keuntungan lain yang di dapat bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah kamu bisa mendapatkan diskon di sejumlah merchant loh…. Contohnya diskon 20% untuk reservasi di resort Jambuluwuk, Batu atau diskon hingga 40% untuk standard room di Ibis Hotel Malang dan masih banyak lagi.

Kamu tertarik gara-gara diskon ini kan? Ya udah, yuk daftar BPJS Ketenagakerjaan, aku juga udah daftar kok, sumpah! NEXT

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here