Kendi Indonesian Bistro

Jika sedang berada di Kota Malang dan kebetulan melewati jalan Ciliwung, pasti tanpa sadar kalian akan menoleh ke salah satu bangunan tiga lantai yang berada di pojok jalan ini. Bangunan dengan aksen khas Belanda, dengan tembok luarnya berwarna merah bata tanpa di’plaster’ semen. Batu bata yang merupakan bahan bangunan tertua ini dibiarkan terekspos sehingga memberikan kesan asri dan alami. Dari depan terlihat dengan jelas name board Kendi Indonesian Bistro dengan warna kuning yang khas.

Bangunan depnan Kendi Indonesian Bistro bergaya Belanda dengan aksen batu bata.

Kesan pertama dari Kendi Indonesian Bistro Malang ini emang eye-catching, dengan area parkir yang cukup luas dan desain yang “hangat” membuat siapapun yang memandangnya menjadi penasaran untuk lebih dalam mengenalnya, terutama bagi yang kebetulan seharian belum makan, he he he….

Dengan senyum yang super ramah, beberapa waitress akan dengan senang hati membukakan pintu utama Kendi Indonesian Bistro yang bertype slider ini saat kita akan masuk kedalamnya. Dengan suara yang sopan dan ramah pula, mereka akan menanyakan dimana kita akan menikmati sajian menu makananya, lantai dasar, lantai dua atau di lantai tiga. Lalu apa bedanya dari ketiga lantai tersebut? let’s check it out…!

Three world to enjoy Indonesian cuisine

Fun Dining Over Fine Dining.

1st floor dari Kendi Indonesian Bistro menampilkan kesan Fine Dining, istilah yang lazim saya dengar untuk “Restoran Kelas Atas”. Fine Dining jika diambil dari maknanya adalah sebuah restaurant yang sangat mengutamakan pelayanan terhadap tamunya, begitu juga soal penyajian menu makanannya, sangan istimewa dan terkesan formal.

jajaran keramik gaya lama, menghiasi setiap sudut ruangan dilanyai dasar Kendi Indonesian Bistro.

Cerdiknya, melihat konsep seperti ini yang justru tidak terlalu lazim di Indonesia, Kendi Indonesian Bistro menjadikannya sebagai Fun Dining, atau lebih santai dan menyenangkan. Bistro (mini restaurant) yang baru saja beroperasi tanggal 30 Desember kemarin ini memadukan sebuah layanan prima dengan menu yang istimewa tanpa harus terkesan formal.

Hasilnya, konsep Fun Dining Over Fine Dining ini menjadi pilihan tepat bagi keluarga untuk menghangatkan suasana makan bersama. Ruangan beraksen kayu dengan lantai keramik old style menjadikan kesan hangat lebih terasa bagi para penikmat Kendi Indonesian Bistro.

Fun Dining and VIP Room.

2nd floor kesan hangat dari salah satu Bistro dari hanya beberapa “species” serupa di Kota Malang ini masih begitu kental, dengan desain bangunan yang masih didominasi dengan “kayu”. Yang berbeda hanya desain lantai yang kali ini menggunakan corak kayu di hampir semua sudut ruang.

Suasana hangat di Kendi Indonesian Bistro lantai dua.

Dilantai kedua ini sengaja memanfaatkan sebagian balkonnya untuk dijadikan tempat makan, tidak terlalu luas, hanya memuat tiga meja makan dengan dua kursi yang saling berhadapan dan dua baris kursi berhadapan di paling ujung. Namun begitu, disini bisa menjadi pilihan menarik untuk menikmati senja kota malang dengan aktifitas kendaraan yang cukup crowded.

Yang berbeda di lantai dua ini adalah adanya ruangan VIP untuk menikmati aneka menu khas Indonesia ini. Ruangan yang dilengkapi 64″ Full HD Flat LED TV dan 2 buah AC ini sudah tersusun jajaran kursi yang melingkari sebuah meja panjang yang terbuat dari kayu solid.

Ruangan VIP di Kendi Indonesian Bistro yang elegant.

Jadi, jika berniat untuk mengadakan meeting, arisan keluarga atau makan malam bersama keluarga besar, Kendi Indonesian Bistro bisa menjadi pilihan yang tepat. Oh ya, maksimal kapasitas hanya untuk 16 pax saja, dan tidak ada tambahan biaya lain untuk menggunakan ruangan ini, alias hanya dikenakan biaya makan yang kita pesan saja.

Cozy Beer House.

Top floor di Kendi Indonesian Bistro totally different, baik dari segi konsep, menu makanan yang cocok hingga segmen penikmatnya. Jika di lantai 1 dan 2 lebih untuk dine in dengan segmen keluarga dan bisnis, di lantai 3 lebih fun.

Dengan konsep bar, menjadikan tempat ini lebih nyaman untuk nongkrong sambil menikmati sajian ringan seperti Smoothies, mocktail, jus dan beberapa menu Western. Balkon yang digunakan pun juga lebih luas dari yang di lantai 2.

Kendi Indonesian Bistro lantai tiga, dengan konsep yang lebih fununtuk nongkrong.

Dominasi ornament kayu pun sedikit tergeser dengan adanya cermin besar yang memanjang diantara lukisan spidy yang menyambung. Tepat di tengah ruangan terdapat panggung diatas kolam untuk live performance yang khusus menghibur penikmat Kendi Indonesian Bistro di hari jum’at, sabtu dan minggu.

Baca Juga : Kendi Indonesian Bistro Malang – Eat Luxurious Indonesian Foods –

Ngobrol bareng temen gank jadi semakin menyenangkan diantara sofa merah mungil berlantai kaca. Tenang tidak perlu khawatir akan kekuatan lantai kaca ini, konstruksinya cukup untuk menampung beban 10 orang lebih. Bahkan dengan lantai kaca ini kita bisa melihat suasana dilantai dasar.

Finally secara keseluruhan, Bistro yang buka dari jam 11 siang hingga 11 malam ini perfect dari hampir semua sisi! Berani mengusung kearifan budaya lokal Indonesia, dengan konsep, fasilitas, pelayanan yang semuanya diatas rata-rata, sepertinya Kendi layak menyandang The real Indonesian Bistro.

So, bagaimana dengan food and beverage nya? Nantikan ulasannya hanya di endrita.id ^_^

 

16 KOMENTAR

  1. aduh, blog cakep gini dibilang jelek… penulisnya too humble nih… untung saya gak percaya 🙂 kl ke sini dengan rombongan besar dan selera ngumpul yg beda, gak perlu khawatir ya 🙂 Tp saya selama makanannya enak, gak pernah kuatir sih… hihihiii (plaaak, sepertinya salah fokus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here