Literasi, mungkin telah menjadi istilah yang sudah begitu familiar dalam sebagian kita, meski faktanya tidak sedikit juga dari kita yang memahami maknanya. Literasi dalam bahasa latin “literature” secara umum adalah kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang meliputi kemampuan membaca dan menulis. Namun lebih dari itu, makna literasi juga mencakup melek visual yang artinya “kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (adegan, video, gambar). Saat ini, literasi tidak hanya identik dengan kegiatan yang bisa di lakuan oleh semua orang di semua lapisan,tidak ketinggalan para penyandang cacat / Difabel. Lalu, bagaimana geliat Literasi ramah difabel ini?

Diskriminasi secara terang-terangan atau tersembunyi juga terjadi di gerakan literasi terhadap kelompok-kelompok inklusif, termasuk bagi difabel. Sampai sejauh ini, kita, khususnya di Tulungagung, belum menjadi bahasan publik, entah karena jumlah mereka yang terlalu kecil sehingga dianggap tidak perlu dibahas terbuka, karena bisa dinilai besar, atau ada alasan lain.

Untuk itu, memperingati Hari Penyandang Cacat Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember kemarin, maka Pena Ananda Club yang di dukung oleh PT.Telekomunikasi Indonesia ( PT.Telkom ) Tulungagung, Relawan TIK Tulungagung, Blogger Tulungagung dan situs ini menggelar acara SEMINAR NASIONAL : LITERASI RAMAH DIFABEL.

Acara yang diagendakan akan di gelar pada hari senin, 02 Januari 2016 ini akan menghadirkan kang Wawa Hari Kurniawan, Owner/Managing Director di Kurnia Law Office dan Director di Lembaga Bantuan Hukum Disabilitas Jawa Timur, yang juga pegiat literasi di TAMAN BACAAN “RUMPUN AKSARA” PANTI-KAB.JEMBER JAWA TIMUR dan pak Didik Prayitno, Ketua PERCATU Tulungagung yang juga pembina di TBM “LENTERA ILMU” Desa Waung, Boyolangu, Tulungagung sebagai narasumbernya.

Rencana, SEMINAR NASIONAL : LITERASI RAMAH DIFABEL ini juga akan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Badan perpustakaan, Arsip dan dokumentasi Kab Tulungagung.

Pena Ananda Club menyelenggarakan ini adalah untuk membuka kesadaran bersama tentang literasi yang ramah bagi saudara kita penyandang disabilitas. Literasi ramah difabel bukan topik tertutup, yang hanya layak atau boleh bagi kalangan terbatas, tapi justru publik harus memahaminya dengan benar.

Tertarik untuk ikut berpartisipasi? Seminar Nasional : Literasi ramah difabel ini terbuka untuk umum, anda bisa turut berpartisipasi didalamnya. Cukup dengan HTM: Rp.50.000,- (untuk peserta Umum) dan Rp.25.000,- (untuk Mahasiswa , dengan menggunakan fc. KTM). Selain ilmu yang bermanfaat peserta juga akan mendapatkan Snack dan Sertifikat.

Pendaftaran peserta  “Seminar Nasional : Literasi ramah difabel” ini ditutup pada hari Sabtu, 31/12/2016.
Langsung ke Sanggar Kepenulisan PENA ANANDA CLUB, atau melalui rekening LEMBAGA PENA ANANDA CLUB (bukti transfer wajib kirim ke WA 08994211089).

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here