Janssen Wongkalanujaya, Safira Rachmaniar dan Dhafi Alvian Nugraha berhasil mendapatkan pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa 2019
Janssen Wongkalanujaya, Safira Rachmaniar dan Dhafi Alvian Nugraha berhasil mendapatkan pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa 2019

Program Kreativitas Mahasiswa – Kaca merupakan material yang umum digunakan pada rumah, gedung, kendaraan, dan berbagai macam alat baik sebagai penutup dan pelindung. Kegunaan kaca yang beragam memicu bagaimana kaca dapat digunakan pada berbagai kondisi.

Kaca pada gedung pencakar langit sering terpapar sinar matahari, akibatnya peningkatan suhu pada ruangan berdampak pada penggunaan pengkondisi ruangan berupa air conditioner (AC).

Penggunaan AC yang begitu banyak memicu kenaikan penggunaan energi juga pada pemanasan global akibat dari freon. Penggunaan kaca juga tidak lepas dari kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh tenaga profesional. Mahalnya biaya dan tingginya angka kecelakaan kerja juga menjadi permasalah tersendiri.

Berasal dari permasalah tersebut, tiga mahasiswa penggagas, yaitu Janssen Wongkalanujaya (Fisika/2016), Safira Rachmaniar (Fisika/2016) dan Dhafi Alvian Nugraha (Fisika/2017) dengan bimbingan Dr. Eng. Masruroh, M.Si selaku dosen Fisika Konsentrasi Ilmu Material, melakukan penelitian yang berjudul ‘Perlakuan Plasma Nitrogen pada Lapisan TiO 2 untuk Aplikasi Kaca Pendingin dan Swabersih’.

Program Kreativitas Mahasiswa juara satu Janssen Wongkalanujaya, Safira Rachmaniar dan Dhafi Alvian Nugraha dengan medali emasnya di ajang Young Scientiest International Seminar and Expo (YSIS) 2019
Janssen Wongkalanujaya, Safira Rachmaniar dan Dhafi Alvian Nugraha dengan medali emasnya di ajang Young Scientiest International Seminar and Expo
(YSIS) 2019

Penelitian ini berhasil mendapatkan pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019 yang diselenggarakn oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Tim ini baru saja menyabet gold medal dalam ajang Young Scientiest International Seminar and Expo (YSIS) 2019 pada kategori Environment and Energy yang diselenggarakan Universitas Brawijaya pada Senin – Selasa (24-25/6/2019). Janssen beserta timnya mengaku senang karena mendapatkan hasil terbaik dalam ajang YSIS. Harapannya kaca dengan perlakuan ini dapat dikomersialisasikan dan lebih beragam penggunaannya pada berbagai bidang.

Keunggulan dalam penelitian ini adalah penggunaan teknik spin coating dimana mudah, murah, dan cepat apabila dibandingkan dengan metode lain. Penggunaan perlakuan plasma dengan DC bias untuk sifat hidrofiliknya juga belum pernah diteliti, sehingga penelitian ini memiliki keterbaruan dan orisinalitas.

Hasil penelitian ini telah didapatkan kaca dengan sifat fotokatalis dan superhidrofilik diatas substrat kaca dengan perlakuan plasma nitrogen. Hal ini mengindikasikan bahwa kaca sudah memiliki kemampuan swabersih. Sifat superhidrofilik membuat kebasahan sempurna dimana akan terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan yang akan menurunkan suhu pada ruangan.

NEXT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here