Star Wars : The Last Jedi – Not just Star Wars fan can love this

Star Wars : The Last Jedi – Barangkali sudah menjadi ‘fitrah’ anak muda untuk menjadi gegabah. Ingin serba cepat, ingin serba sekarang juga, serba ‘wes pokoke‘. Sementara orang-orang tua yang lebih bijak dan kenyang pengalaman seringkali dianggap lamban, kesuwen, tanpa anak-anak muda itu terlebih dahulu berusaha memahami secara utuh maksud sebenarnya dari tindakan orang-orang tua itu. Dan inilah, kurang lebih, yang menjadi penggerak cerita di film ini.

Disutradarai oleh Rian Johnson, Star Wars: The Last Jedi (2017) merupakan film kedua dalam trilogi sekuel Star Wars setelah Star Wars: The Force Awakens pada 2015 silam. Star Wars: The Last Jedi dikenal juga sebagai Star Wars: Episode VIII. Dan Indonesia adalah negara pertama yang menayangkan film ini setelah penayangan perdananya (premiere) di Amerika Serikat pada 9 Desember 2017 lalu waktu setempat.

Film ini berkisah tentang Rey (Daisy Ridley) si remaja sebatang kara yang berusaha memahami satu kekuatan asing yang ia rasakan mulai tumbuh di dalam dirinya. Untuk itu ia menemui sang Master Jedi tua Luke Skywalker (Mark Hamill) di perasingannya untuk memohon bimbingan. Nyaman dengan kesendiriannya, Luke menolak permintaan Rey.

Saya sudah pensiun, Mbak Rey,” ujar Luke Skywalker. “Saya sudah ndak main pedang-pedangan lagi.

Tak mau semudah itu menyerah menghadapi penolakan, Rey keukeuh menghiba kepada sang Jedi terakhir tersebut.

“Wes pokoke, Opa. Wes pokoke..joget

Berhari-hari Rey bertahan di pulau misterius itu dan mencoba mengintili keseharian Luke Skywalker. Hingga akhirnya Luke Skywalker luluh dan bersedia mengajarkan kebijaksanaan Jedi kepada Rey.

Hingga akhirnya keluarlah dari mulut sang jedi terakhir, kata-kata : “Aku beri kamu tiga pelajaran. Mbesok, mulai subuh-subuh, ojo mbangkong!” kata Luke Skywalker. Ia akan mulai mengajarkan makna ‘keseimbangan’ kepada Rey.

Mark Hamill (Luke) dan Daisy Ridley (Rey) dalam Star Wars : The Last Jedi. Photograph : Walt Disney Pictures

Tapi tanpa disadari Rey, di pulau itu ternyata ada satu kekuatan kegelapan maha dahsyat yang mengincar Rey. Dan Rey yang masih naif tanpa sadar mengikuti ‘bujukan’ kekuatan tersebut. Dan ini UGD!! Eh, gawat!

Sementara itu di sisi galaksi yang lain sisa-sisa pasukan Resistance di bawah komando Jenderal Leia Organa (Carrie Fisher) tengah berusaha mati-matian menyelamatkan diri dari gempuran pasukan First Order di bawah kepemimpinan Jenderal Hux (Domhnall Gleeson). Sebuah pertempuran yang sangat tidak berimbang!

Baca juga :  Justice League – Terbelah diantara kepekaan dua sutradara

Namun kata salah seorang robot droid anak buah Jenderal Leia, menyerang adalah bentuk pertahanan terbaik. Dengan begini pasukan Resistance akan bisa bertahan.

Miu-miu-miu-miu brrtt-brrtt,” katanya.

Tapi maaf, Penulis tidak tahu artinya apa. Subtitle bahasa Indonesia dari Pein Akatsuki nampaknya masih belum tersedia di situs biasa.  😂

Dan pertempuran antara pasukan Resistance melawan pasukan First Order berlangsung sengit. Bahkan dalam satu serangan geladak komando Jenderal Leia terhantam telak. Semua orang yang ada di geladak komando semburat ke angkasa luar termasuk Jenderal Leia sendiri.

Lalu apakah Jenderal Leia bisa selamat dari serangan tersebut dan mengevakuasi sisa-sisa pengikutnya? Dan apakah Rey bisa segera menguasai kekuatan misterius yang ada di dalam dirinya? Star Wars: The Last Jedi tayang di bioskop mulai 13 Desember 2017.


The film ends on a note that feels … just … right.

Memang, Star Wars: The Last Jedi ini merupakan film kesekian di dalam sinetron seri Star Wars. Tapi Anda tidak perlu khawatir, penonton awam non-fans sekalipun akan tetap bisa menikmati film berdurasi dua setengah jam ini dengan nyaman.

Ceritanya rapih, dengan tidak melulu memasukkan referensi cerita yang hanya bisa dimengerti penonton setia. Gambar yang disajikan juga luar biasa indah, yang membuatnya sayang kalau cuma disaksikan di layar sempit (you know what I mean), terutama di adegan pertempurannya.

Droid BB-8, robot ikonik khas film Star Wars.

Penggemar sains fisika kuantum tentu juga akan senang dengan teknologi-teknologi alien yang ditunjukkan di layar. Bagaimana kapal-kapal penjelajah yang bergerak dalam kecepatan cahaya (termasuk bagaimana kapal-kapal tersebut melakukan deselerasi. Pokoke gas pol, rem pol!), serta teknologi pedang light saber yang ternyata berbunyi nguong-nguong-nguoongg ketika dinyalakan.

Hal lain yang menarik: film berdurasi 152 ini kocak! Banyak hal tak terduga yang akan memancing tawa penonton secara instan. Slapstick!
Ini sangat menghibur.

Dan, ya, konflik yang terjadi di film ini menurut saya kebanyakan karena gegabahnya tindakan yang dilakukan anak-anak. Di sisi pasukan Resistance maupun First Order, yang kalau mereka mau sebentar saja berpikir dengan kepala dingin, konflik-konflik yang seperti tersebut tidak perlu terjadi.

Tapi kalau itu yang terjadi, dua-tiga tahun lagi tidak akan ada Star Wars: Episode IX, dong?  😂

Slamat menonton!

 NB: Star Wars: The Last Jedi ini merupakan film terakhir Carrie Fisher. Ia mangkat pada 26 Desember 2016 setelah menyelesaikan seluruh adegannya di film ini. Goodbye, Princess Leia. May the Force be with you..


Star wars the last jedi cast :

  • Mark Hamill
  • Carrie Fisher
  • Adam Driver
  • Daisy Ridley
  • John Boyega
  • Oscar Isaac
  • Andy Serkis
  • Lupita Nyong’o
  • Domhnall Gleeson
  • Anthony Daniels
  • Gwendoline Christie
  • Kelly Marie Tran
  • Laura Dern
  • Benicio del Toro

star wars the last jedi trailer :

Related posts

Tinggalkan Balasan