Kelas Inspirasi Trenggalek atau yang bisa disebut KITe, saat ini telah memasuki tahun kedua. Pun demikian, ini adalah kali ketiga saya untuk berbagi inspirasi dengan adik-adik di sekolah dasar. Awal keterlibatan saya pun juga bisa dibilang mendadak. Namun berbekal pengalaman saya di kegiatan serupa ini tahun-tahun sebelumnya, praktis tidak ada kendala yang berarti di saat acara KITe #2 ini berlangsung. Bahkan lucunya, karena memang saya ikut bergabung di rombel SDN 4 Sidomulyo hanya tersisa waktu H-3, saya tidak sedikitpun berfikir bahwa nama Arifin yang tergabung dalam rombel saya adalah sosok Wakil Bupati Termuda di Indonesia yang akan memimpin kota Trenggalek periode 2016 – 2021.

Satu hal yang membanggakan tentang Kelas Inspirasi di manapun diselenggarakannya selalu terasa begitu erat rasa persaudaraannya, tidak ketinggalan dengan seluruh rombel saya di salah satu Sekolah Dasar yang menjadi Sekolah terujung yang berbatasan dengan kota Ponorogo ini. Meski praktis saya hanya bertemu para relawan yang lain saat hari H (kecuali 1 relawan Super ini @mba Ayu), namun keakraban yang terjadi seperti kita sudah saling kenal puluhan tahun.

sedang-mengajar
Wakil Bupati Termuda di Indonesia ini sedang mengajar di Sekolah Dasar

Saat awal kedatangan Mas Ipin (panggilan akrab Moh. Nur Arifin), pertama kali terbesit di fikiran saya adalah “ohh…, kegiatan ini di tinjau langsung oleh Wakil Bupati..” dan saya pun datang menghampirinnya untuk berjabat tangan. 3-5 menit setelahnya, saya dibuat speechless. “what the damn hell it is?!” maki saya dalam hati… Ternyata Suami Novita Hardiny ini juga mendaftar sebagai relawan pengajar! Salute..!! Bahkan dari cerita temen-temen fasilitator, mas Ipin ini justru mendaftar sendiri, atas kemauannya sendiri dan disini pun, beliau memposisikan diri sebagai relawan pengajar dari profesi Direktur, bukan sebagai Wakil Bupati.

Kontan, acara yang awalnya “Under control” ini berubah menjadi hiruk pikuk, semua adik-adik pun berhamburan keluar untuk bertemu beliau, bapak dan ibu guru pendamping pun tak mau ketinggalan, dan relawan KITe #2 rombel SDN 4 Sidomulyo of course….. Untunglah, sosok Mas Ipin ini begitu bersahaja, tanpa sedikitpun tergambar diwajahnya rasa capek dan jengah untuk terus melayani ajakan untuk sekedar berjabat tangan, berfoto, berbincang-bincang, bahkan sesekali terlihat ajakan dari mas Ipin untuk melakukan tos (tepukan tangan diatas) kepada adik-adik.

First impression, begitu terlihat sosok figur yang humble , bersahaja, sopan. Bahkan di usiannya yang baru menginjak ke 25 tahun ini, pola fikir dan kecerdasannya pun begitu terlihat. Tidak ada sejarah di dunia politik yang mengalir dari darah keluargannya, justru darah wira usaha yang didapat dari orang tuannya lah yang membuat sosok mas Ipin ini lebih dewasa dalam melangkah.

Mendapat banyak kesempatan untuk ngobrol langsung dengan Pengusaha yang telah mempekerjakan sedikitnya 2.000 warga Trenggalek ini membuat saya semakin tertarik mengenal sosoknya. Di acara Kelas Inspirasi ini, justru saya mendapatkan banyak Inspirasi dari Wakil Bupati Termuda yang akrab dipanggil mas Ipin, sosok putra daerah yang punya pemikiran “out of the box” . Dan yang paling saya ingat dari kata-kata mahasiswa drop out (DO) dari niversitas Airlangga ini adalah alasan untuk mengikuti Kelas Inspirasi ini. Usia adik-adik sekoah dasar kita saat ini adalah usia emas, adik-adik inilah yang 30 tahun mendatang, tepat di satu abad Indonesia merdeka yang akan menjadi penentu nasib bangsa, kemajuan, kemakmuran bangsa Indonesia ada di tangan adik-adik kita yang sekarang duduk di bangku sekolah dasar ini. Makan akan jadi kewajiban kita para generasi muda saat ini untuk berbagi mimpi, berbagi inspirasi untuk meraih masa depan.

dengan-saya
memanfaatkan moment langka untuk bisa berfoto dengan Wakil Bupati Termuda ini.

Jujur, tanpa ada maksud untuk mengesampingkan temen-temen relawan lain di SD yang terletak di Dusun Donosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kab.Trenggalek ini, sosok Wakil Bupati Termuda Moh. Nur Arifin begitu menyita perhatian saya. Tidak sabar rasanya menunggu wajah kota Trenggalek 2-3 tahun lagi.

At last, very very thankful buat temen-temen fasilitator Kelas Inspirasi Trenggalek #2, wahyu pras, Erna,Umi, Andhy, Kerja keras kalian tak akan bisa tergantikan. Temen-temen relawan pengajar, Mba Ayu Imarsia ( kok ya ra ngomong nek mas Arifin iku pak wakil Bupati ), Mas Riski ( moga jadi “kuli bangunan” sukses.), Mas Asis (salut buat usahannya untuk sesalu terlibat dalam membangun mimpi-mimpi generasi muda.), Mas Endrawan ( Semoga Kelas Inspirasi bisa membuat addicted.), Mas Andik ( Benar-benar sosok pak Polisi yang Inspiratif, jangan kapok ya mas….). Dan ga ketinggalan juga, sungkem saya buat temen-temen Dokumentator, Mas Ahmeed ( Sorry, saya ga bisa back up, tapi saya yakin kok, hasil jepretan sampean pasti kece…) Mas Galih (He he he…, kita ini temen lama di FB, tapi baru kemarin bertatap muka. Good luck ya maaassss…..).

4 KOMENTAR

  1. I was recommended this blog through my cousin. I’m now not sure whether or not this submit is written by him as nobody
    else recognize such distinctive about my problem. You are amazing!
    Thanks!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here